Table of Contents
TogglePartai Demokrat Laporkan Empat Akun Media Sosial
Partai Demokrat melaporkan empat akun media sosial (medsos) ke Polda Metro Jaya. Keempat akun tersebut diduga memfitnah Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terlibat dalam isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Politikus Partai Demokrat Andi Arief mengatakan laporan polisi sudah diterima oleh Polda Metro Jaya.
Demokrat Gunakan Pasal KUHP Baru
Demokrat melaporkan empat akun medsos dengan menggunakan pasal di KUHP baru. “Rencana kita melaporkan akun-akun tersebut dengan UU IT, yaitu Pasal 28 jo 45. Namun, hasil perdebatan dengan tim siber Polda disepakati dengan Pasal 263 ayat 1 & 2 jo 264 KUHP (baru),” kata Andi Arief kepada wartawan, Selasa (6/1/2026).
Dilihat detikcom, laporan polisi bernomor LP/B/97/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 5 Januari 2026. Empat akun medsos yang dilaporkan karena mengunggah kabar hoaks terkait SBY adalah @AGRI FANANI, @Bang bOy YTN, @KajianOnline, dan @sudirowibudhiusmp.
Polda Metro Usut Laporan Demokrat soal Tuduhan SBY Terlibat Isu Ijazah Jokowi
Akun @AGRI FANANI disebut menampilkan video dengan judul “anak emas SBY korupsi terbesar sepanjang sejarah RI”. Sementara, akun @Bang bOy YTN membuat konten berjudul “kebongkar siasat buruk SBY di balik somasi ke ketua YouTuber Nusantara, ternyata untuk tangkis aib ini”. Lalu, akun @KajianOnline berjudul “SBY resmi jadi tersangka baru fitnah ijazah SBY langsung pingsan sampai dilarikan ke rumah sakit”. Terakhir, akun TikTok @sudirowibudhiusmp menuding SBY terlibat dalam isu dugaan ijazah palsu Jokowi melalui pionnya, Roy Suryo.
“Saya bertemu Pak SBY beberapa hari lalu, Pak SBY cukup terganggu dengan isu ini karena tidak benar. Yang disebutkan Pak SBY berada di balik isu ijazah palsu ini atau bahkan disebut Pak SBY berkolaborasi dengan Ibu Megawati dalam mengungkap soal ijazah palsu Pak Jokowi ini,” kata Andi Arief.
Partai Demokrat kemudian melayangkan somasi kepada akun-akun tersebut, salah satunya @sudirowibudhiusmp terkait tudingan SBY terlibat dalam isu ijazah palsu Jokowi. Demokrat juga meminta akun meminta maaf dan memberikan klarifikasi secara terbuka.
Ahmad Khoirul Umam Tekankan Langkah Hukum yang Tepat
Kepala Badan Riset & Inovasi Strategis (BRAINS) DPP Partai Demokrat, Ahmad Khoirul Umam, menegaskan langkah hukum yang dipertimbangkan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY, terhadap akun-akun anonim penyebar fitnah isu ijazah Jokowi sudah tepat. Dia menegaskan isu yang menyebut SBY di balik isu ijazah Jokowi merupakan fitnah tak berdasar.
“Pak SBY sama sekali tidak terlibat dan tidak pernah berada di balik isu terseb,” ujarnya.